Black_and_Grey_Video_Centric_YouTube_Intro_4_2.gif

Agro Industri, Non Agro Industri, dan Informasi Industri

Black_and_Grey_Video_Centric_YouTube_Intro_5_1.gif

Retribusi Daerah, Bina Pasar, Sarana Dan Prasarana Pasar Daerah

Black_and_Grey_Video_Centric_YouTube_Intro_6_1.gif

Distribusi, Pemberdayaan, Promosi dan Sarana Perdagangan

Black_and_Grey_Video_Centric_YouTube_Intro_7_1.gif

Tera/Tera Ulang, Pengawasan, Dan Pemberdayaan

Kepokmas September 2026

Beras Premium
16.000
Beras Medium
13.000 - 14.000
Gula Pasir
17.000 - 18.000
Cabe Besar
28.000 - 32.000
Cabe Rawit Merah
40.000 - 56.000
Cabe Rawit Hijau
30.000 - 34.000
Bawang Merah
20.000 - 35.000
Bawang Putih
26.000 - 32.000
Minyak Goreng
15.700 - 23.000
Minyak Goreng Curah
20.000 - 21.000
Mentega
6.000 - 10.000
Daging Sapi
150.000 - 160.000
Daging Ayam
40.000
Telur Ayam
25.000 - .26.000
Jagung
6.000 - 10.000
Tepung Terigu
8.000 - 13.000
Minyak Tanah
12.000 - 13.000
Garam Yodium
2.000 - 7.000
Udang
60.000 - 80.000
Ikan Kembung
22.000 - 45.000
Mie Instan
2.800 - 3.000
Tempe
12.000 - 14.000
Tahu Mentah
10.000 - 16.000
Pisang
10.000 - 15.000
Jeruk
18.000 - 20.000
Mentega Batangan
5.000 - 13.000
Susu Frisian Flag
12.000 - 13.000
Susu Indomilk
11.500 - 13.000

WhatsApp_Image_2025-06-19_at_10.07.27_1.jpeg

Sinergi Disperindag dan Paguyupan Dorong Inovasi dan Karya Batik Grobogan

Grobogan – Bidang Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan menghadiri pertemuan rutin Paguyupan Batik, Tenun, dan Ecoprint “Bersemi” yang diselenggarakan di Koperasi Usaha Bersama.

 Pertemuan ini menjadi forum strategis bagi pemerintah dan pelaku industri batik lokal untuk menyampaikan gagasan, merumuskan kegiatan, serta menguatkan sinergi dalam pengembangan batik sebagai warisan budaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Dalam suasana yang penuh semangat dan kekeluargaan, pertemuan menghasilkan beberapa poin penting sebagai berikut:

1. Pelatihan Motif Batik Baru
Sebagai upaya memperkuat kreativitas dan inovasi, Paguyupan Batik Bersemi akan menggelar pelatihan pembuatan motif batik baru yang akan diselenggarakan pada tanggal 8–9 Juli 2025 di Dalmadi Center. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya ragam motif batik khas Grobogan sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasar lokal maupun nasional.

Pelatihan akan difokuskan pada penciptaan desain yang memadukan unsur lokal dengan tren kekinian, dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang desain batik dan pewarnaan alami.

2. Keikutsertaan di Jateng Fair 2025
Paguyupan Batik Bersemi juga akan berpartisipasi dalam Jateng Fair 2025 yang diselenggarakan di kawasan PRPP Semarang. Partisipasi ini menjadi momentum penting untuk mempromosikan produk batik dan ecoprint khas Grobogan ke pasar yang lebih luas.

Produk dari para anggota paguyupan akan dikurasi dan dititipkan melalui Disperindag Grobogan, dengan batas akhir pengumpulan pada 24 Juni 2025. Partisipasi ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama baru dan memperkuat jejaring usaha antar pelaku industri kreatif.

3. Rencana Studi Banding Terkait HAKI ke Batik Lasem
Sebagai langkah proaktif dalam perlindungan hak cipta, Paguyupan Bersemi merencanakan studi banding ke sentra Batik Lasem di Kabupaten Rembang pada tanggal 2 Oktober 2025. Studi banding ini bertujuan untuk memperdalam wawasan para pelaku industri batik mengenai Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), termasuk proses pendaftaran hak cipta, manfaat perlindungan hukum, serta implementasinya di tingkat pelaku usaha mikro.

WhatsApp_Image_2025-06-18_at_14.15.42.jpeg

Batik Lasem dipilih sebagai tujuan karena dinilai telah berhasil mengelola dan melindungi motif-motif khasnya melalui sistem HAKI yang baik, serta memiliki sistem kelembagaan yang dapat menjadi rujukan penguatan kelembagaan paguyupan di Grobogan.

Disperindag Grobogan menyambut baik rencana dan inisiatif Paguyupan Bersemi ini. Kepala Bidang Industri Disperindag Sri Rahayu, S.E. menyampaikan dukungannya terhadap setiap upaya yang mendorong kemajuan industri batik lokal, baik melalui inovasi, promosi, maupun aspek legalitas dan perlindungan karya.

“Pertemuan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri kreatif berjalan dengan baik. Kami berharap, kegiatan-kegiatan yang direncanakan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata terhadap kemajuan batik Grobogan,” ujar salah Kabid Industri Disperindag.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan batik Grobogan tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga mampu berkembang sebagai produk unggulan daerah yang berdaya saing tinggi di tingkat regional dan nasional.

WBS Grobogan

Kuning_dan_Oranye_Playful_Organic_Warung_Banner_Lanscape_11zon.png

Renstra OPD

Unit Metrologi Legal

footer1.png

Peraturan Dan Informasi

BUPATI GROBOGAN...
WABUP GROBOGAN
KEPALA DISPERIN...

Lokasi Kantor

Black_and_Grey_Video_Centric_YouTube_Intro_16_1.gif

Social Media Disperindag

joomla social share plugin

Youtube Chanel

Link Terkait

Kementrian ESDM
Asosiasi IKM Grobogan
Kementrian Perdagangan
Pasar Id Pedagang
Dalmadi Center
Kementrian Perindustrian
Disperindag Jateng

Pengunjung 

Hari ini 92

Kemaren 110

Minggu ini 879

Bulan ini 733

Keseluruhan 115975

Currently are 164 guests and no members online

Template Settings
Select color sample for all parameters
Red Green Blue Gray
Background Color
Text Color
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Scroll to top