Berita
-
Parent Category: Info
-
Category: Berita
-
Published: 25 September 2026

Purwodadi – Tidak menunggu lingkungan kotor untuk bergerak. Tidak pula menunggu momentum besar untuk peduli. Dari pusat kota hingga pasar, jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan kembali bergerak serentak melalui Gerakan Indonesia Asri. Semangat menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang publik,
diwujudkan melalui kegiatan kurve serentak, Jumat (25/9/2026), yang dilaksanakan di sejumlah titik strategis, mulai dari Shelter Kuliner Alun-Alun Purwodadi, Pusat Kuliner Jetis, hingga pasar-pasar yang berada di wilayah UPTD Pasar Timur, Tengah, dan Barat.
Bukan sekadar bersih-bersih, gerakan ini menjadi gambaran nyata bagaimana seluruh jajaran Disperindag bergerak bersama menjaga wajah kawasan perdagangan dan pusat aktivitas masyarakat.
Satu gerakan, banyak titik. Satu semangat, menjaga Grobogan tetap bersih dan asri.
Di kawasan Shelter Kuliner Alun-Alun Purwodadi, jajaran Disperindag turun langsung membersihkan lingkungan di sekitar shelter. Area yang menjadi ruang interaksi masyarakat tersebut ditata agar tetap bersih dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Gerakan yang sama juga berlangsung di Pusat Kuliner Jetis. Kawasan kuliner yang menjadi salah satu titik aktivitas ekonomi masyarakat ini menjadi bagian dari sasaran kurve, dengan perhatian pada kebersihan lingkungan dan kenyamanan kawasan.
Sementara itu, energi yang sama bergerak ke wilayah pasar.
Jajaran UPTD Pasar Wilayah Timur, Tengah, dan Barat secara serentak melaksanakan kurve di lingkungan pasar masing-masing. Petugas bergerak membersihkan area pasar dan lingkungan sekitarnya, sekaligus membangun kesadaran bahwa kebersihan pasar merupakan bagian penting dari kenyamanan aktivitas perdagangan.
Langkah serentak tersebut menunjukkan bahwa Gerakan Indonesia Asri tidak hanya berlangsung di pusat pemerintahan atau ruang publik utama, tetapi juga menyentuh langsung kawasan tempat roda ekonomi masyarakat berputar setiap hari.
Pasar, pusat kuliner, pedagang, pembeli, dan masyarakat menjadi bagian dari ekosistem yang membutuhkan lingkungan bersih dan tertata.
Bersih Bukan Sekadar Tampilan
Kepala Disperindag Kabupaten Grobogan, Pradana Setyawan, S.Pt., M.P., menyampaikan bahwa kegiatan kurve menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan.
“Kita ingin membangun budaya. Bukan hanya bersih ketika ada kegiatan, tetapi bagaimana kebersihan menjadi kebiasaan sehari-hari. Dari pusat kota sampai pasar, semuanya punya tanggung jawab untuk menjaga lingkungan tetap bersih, nyaman dan asri,” ungkapnya.
Menurutnya, kawasan perdagangan yang bersih bukan hanya memberikan kenyamanan secara visual, tetapi juga mendukung terciptanya suasana aktivitas ekonomi yang lebih nyaman bagi pedagang dan masyarakat.
Karena itu, gerakan kebersihan perlu dilakukan secara konsisten dengan melibatkan seluruh unsur yang berada di dalamnya.
Disperindag bergerak, pasar bergerak, pusat kuliner bergerak.
Pesannya sederhana namun kuat: menjaga kebersihan bukan pekerjaan satu orang atau satu kelompok. Ketika seluruh elemen bergerak bersama, ruang publik dan kawasan perdagangan akan menjadi tempat yang lebih nyaman untuk bekerja, berusaha, berbelanja, sekaligus berinteraksi.
Gerakan Indonesia Asri di lingkungan Disperindag Grobogan pun menjadi pengingat bahwa merawat lingkungan dimulai dari tempat kita beraktivitas setiap hari.
Dari Shelter Kuliner Alun-Alun Purwodadi, bergerak ke Pusat Kuliner Jetis, lalu menyebar ke pasar wilayah Timur, Tengah, dan Barat.
Hari ini kurve bersama. Besok menjadi budaya bersama.
Sebab, Grobogan yang bersih dan asri bukan hanya untuk dilihat, tetapi untuk dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.
Disperindag Grobogan Kembali Bergerak Serentak, Gerakan Indonesia Asri Sasar Pusat Kuliner hingga Pasar

-
Created: 25 September 2026
-
Last Updated: 25 September 2026
-
Hits: 120








