Berita
-
Parent Category: Info
-
Category: Berita
-
Published: 07 January 2026

Grobogan – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Grobogan didampingi Sekretaris Dinas Perindag mengikuti rapat koordinasi dan sosialisasi bagi Tenaga Harian Lepas (THL) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini dipusatkan di Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Grobogan, dan diikuti oleh THL dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan, (hari dan tanggal dapat disesuaikan).
Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam meningkatkan pemahaman serta kapasitas administrasi bagi para Tenaga Harian Lepas, khususnya terkait pengelolaan pengadaan barang dan jasa, legalitas usaha, serta kewajiban perpajakan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para THL dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara lebih tertib, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Rapat koordinasi dan sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari beberapa instansi teknis yang memiliki kewenangan dan kompetensi di bidang masing-masing, yaitu Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Blora.
Materi pertama disampaikan oleh narasumber dari UKPBJ Kabupaten Grobogan, yang membahas secara komprehensif mengenai proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Dalam pemaparannya dijelaskan alur dan tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan, serta prinsip-prinsip pengadaan yang harus dijunjung tinggi, seperti transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan kepatuhan terhadap regulasi.
Narasumber juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap peran UKPBJ dalam mendukung perangkat daerah, termasuk dalam memastikan proses pengadaan berjalan sesuai ketentuan dan meminimalkan potensi kesalahan administrasi. Para peserta diberikan gambaran umum mengenai mekanisme pengadaan yang sering ditemui dalam pelaksanaan kegiatan di perangkat daerah.
Materi kedua disampaikan oleh DPMPTSP Kabupaten Grobogan, yang mengulas tentang pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Dalam paparannya dijelaskan bahwa NIB merupakan identitas resmi pelaku usaha yang diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS), serta memiliki peran penting dalam mendukung legalitas dan kemudahan berusaha.
Narasumber menjelaskan secara rinci tahapan pendaftaran NIB, persyaratan yang harus dipenuhi, serta manfaat yang diperoleh dengan memiliki NIB, antara lain kemudahan dalam perizinan usaha, akses terhadap pembinaan pemerintah, dan peningkatan kepastian hukum. Sosialisasi ini diharapkan dapat menambah wawasan peserta mengenai pentingnya legalitas usaha, khususnya bagi THL yang memiliki atau berencana menjalankan usaha mandiri.
Materi ketiga disampaikan oleh narasumber dari KPP Pratama Blora, yang membahas tentang pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Dalam sesi ini dijelaskan mengenai fungsi NPWP sebagai identitas wajib pajak, kewajiban perpajakan yang harus dipenuhi, serta tata cara pendaftaran NPWP bagi orang pribadi.
Selain itu, narasumber juga memberikan pemahaman terkait hak dan kewajiban wajib pajak, serta pentingnya kepatuhan pajak dalam mendukung pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan. Materi ini disampaikan secara komunikatif dan disertai penjelasan praktis agar mudah dipahami oleh para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan Pradana Setyawan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut sangat penting sebagai sarana peningkatan kapasitas dan pengetahuan bagi Tenaga Harian Lepas, khususnya dalam hal administrasi, pengadaan, dan perpajakan.
Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap regulasi dan prosedur yang berlaku akan membantu THL dalam melaksanakan tugas secara lebih optimal serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan akuntabel. Kepala Dinas juga berharap agar ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kegiatan rapat koordinasi dan sosialisasi ini berlangsung dengan tertib dan lancar. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi diskusi serta tanya jawab bersama para narasumber. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Grobogan berharap seluruh Tenaga Harian Lepas memiliki pemahaman yang lebih baik terkait administrasi pemerintahan, pengadaan barang dan jasa, legalitas usaha, serta kewajiban perpajakan.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya Tenaga Harian Lepas, sehingga mampu mendukung kinerja perangkat daerah secara optimal dan berkelanjutan.
-
Created: 07 January 2026
-
Last Updated: 07 January 2026
-
Hits: 325




