
Purwodadi – Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan kepokmas, Disperindag Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan pemantauan dan pengawasan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) bersama sejumlah instansi terkait.
Kegiatan pemantauan ini dilaksanakan bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Satgas Pangan Polres Grobogan, Dinas Pangan Daerah Kabupaten Grobogan, serta Perum Bulog. Sinergi lintas sektor ini dilakukan sebagai upaya pengendalian harga dan memastikan distribusi bahan pokok di wilayah Kabupaten Grobogan berjalan dengan baik.
Pemantauan dilaksanakan di tiga lokasi strategis yang menjadi pusat distribusi dan penjualan bahan pokok, yaitu Indomaret Ahmad Yani Purwodadi, Pasar Induk Purwodadi, dan Perum Bulog Depok Toroh. Di lokasi tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap harga serta ketersediaan sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, daging ayam, cabai, bawang merah, bawang putih, dan beberapa bahan pokok lainnya.
Di Indomaret Ahmad Yani Purwodadi, tim melakukan pengecekan harga komoditas yang dijual di ritel modern serta memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok bagi masyarakat. Sementara itu, di Pasar Induk Purwodadi, pemantauan dilakukan dengan berdialog langsung bersama para pedagang untuk mengetahui perkembangan harga, kondisi pasokan, serta dinamika perdagangan bahan pokok di pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Selanjutnya, pemantauan juga dilaksanakan di Perum Bulog Depok Toroh untuk memastikan kondisi stok cadangan beras pemerintah (CBP) serta kesiapan Bulog dalam menjaga ketersediaan pasokan beras apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk stabilisasi harga di pasaran.
Dalam kegiatan tersebut, tim juga melakukan koordinasi dan diskusi dengan para pedagang maupun pengelola pasar terkait kondisi distribusi bahan pokok di lapangan. Hal ini bertujuan untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai potensi kendala distribusi, fluktuasi harga, serta memastikan tidak terjadi praktik penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga secara tidak wajar.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan Pradana Setyawan, S.Pt., MP. menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan harga kebutuhan pokok ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta melindungi daya beli masyarakat.
“Kegiatan pemantauan ini kami lakukan secara rutin bersama instansi terkait untuk memastikan bahwa pasokan bahan pokok di Kabupaten Grobogan dalam kondisi aman serta harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, aparat penegak hukum, serta lembaga terkait seperti Bulog menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas pangan di daerah, terutama menjelang momen-momen tertentu yang biasanya diikuti dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan pemantauan dan pengawasan ini diharapkan stabilitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Grobogan dapat terus terjaga, distribusi pangan berjalan lancar, serta masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.
Disperindag Kabupaten Grobogan juga akan terus melakukan pemantauan secara berkala sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah serta menjaga kondisi pasar tetap kondusif.
