Print

833f6433-6824-4d5b-9e2d-45a9ed6d6fdc.jpg

Grobogan - Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan pengawalan dan pemantauan penyaluran Minyakita dari Perum Bulog di pasar pantau Pasar Induk. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan,

 

keterjangkauan harga, serta kelancaran distribusi minyak goreng bersubsidi di wilayah Kabupaten Grobogan. Penyaluran Minyakita pada kegiatan tersebut sebanyak 160 dus, dengan isi 12 liter per dus, sehingga total minyak goreng yang disalurkan mencapai 1.920 liter. Minyakita tersebut didistribusikan kepada 5 pedagang pengecer yang beroperasi di Pasar Induk Purwodadi dan telah memenuhi ketentuan sebagai penerima distribusi Minyakita.

Pengawalan kegiatan penyaluran dilakukan secara langsung oleh Tim Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Grobogan bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Grobogan. Kehadiran tim pengawal bertujuan untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar, tertib, aman, dan sesuai ketentuan, baik dari segi jumlah, kualitas, harga jual, maupun sasaran penerima.

Selain melakukan pengawalan, petugas di lapangan juga melaksanakan pemantauan harga jual Minyakita di tingkat pedagang pengecer. Hal ini dilakukan guna memastikan Minyakita dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah, serta mencegah terjadinya penimbunan atau praktik distribusi yang tidak sesuai aturan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan, Pradana Setyawan, menyampaikan bahwa pengawalan penyaluran Minyakita ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng bersubsidi di pasaran.

“Melalui pengawalan ini, kami memastikan Minyakita dari Bulog tersalurkan dengan aman, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan. Kami ingin masyarakat dapat memperoleh Minyakita dengan harga yang terjangkau serta menghindari terjadinya penimbunan maupun penyimpangan distribusi,” ujar Pradana Setyawan.

Ia menambahkan, Disperindag Kabupaten Grobogan akan terus bersinergi dengan Perum Bulog dan Satgas Pangan Polres Grobogan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan secara berkelanjutan di pasar-pasar.

“Pengawasan akan terus kami lakukan secara rutin agar ketersediaan Minyakita tetap terjaga dan stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Grobogan dapat dipertahankan,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah antisipatif Disperindag Kabupaten Grobogan dalam menghadapi potensi peningkatan kebutuhan minyak goreng masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas pasokan bahan pokok strategis di pasar tradisional. Pasar Induk Purwodadi sebagai pasar utama dan barometer harga di Kabupaten Grobogan menjadi salah satu fokus pemantauan rutin.

Melalui sinergi antara Disperindag Kabupaten Grobogan, Perum Bulog, dan Satgas Pangan Polres Grobogan, diharapkan distribusi Minyakita dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Disperindag Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan monitoring secara berkala guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap stabil.

500fb5c7-28bf-4b57-a8fd-dc6a18bdccd3.jpg